Si suami bilang ke istrinya kalo dia sudah lama gak merasakan apa-apa dari hubungannya dengan istrinya itu,
"I don’t feel anything anymore for so long…” dia bilang gitu sama istrinya.
Jadi suatu hari, dengan harapan membangkitkan kembali gairah cinta diantara mereka, pasangan suami istri ini pergi ke sebuah tempat prostitusi dengan sebuah plot.
Plotnya adalah setelah pasangan suami istri ini sampe di tempat prostitusi, mereka harus berlagak ga kenal, tapi harus saling menggoda, semacam orang baru kenal di tempat-tempat prostitusi.
Kemudian plot-nya berlanjut ke tempat private, dimana ada show dari penari telanjang.
Nah pas si penari telanjang menari itu, si istrinya datang dan harus bilang gini ke suaminya, "How much you pay for the prostitute? I will pay you that amount of money, because I’m interested in you”…
tapi turned out kalo istrinya fed up dengan semua plot yang harus dia jalanin demi membangkitkan gairah hidup berumah tangganya.
Jadi si pelacur yang mereka sewa itu cuma bengong ngeliat si pasangan suami istrinya itu berantem, dan akhirnya si istri pergi dengan kesal, dan si suami bilang ke pelacur itu “How much should I pay you for watching a discussion?” si pelacur cuma bengong.
Di perjalanan pulang, dua orang itu terus berargumen,
"why did you come if you don’t want to do this thing?”, tanya suaminya kesal.
"you know what, I did it out of love, so what you do out of love?”, jawab istrinya sambil bertanya balik.
"I….” long pause, “I ache for what we were….”, jawab suaminya setelah beberapa saat.
Setelah sampai di depan rumah mereka, ternyata sebuah group band sudah menunggu sambil menyanyikan beberapa lagu cinta, dan itu sudah di persiapkan suaminya sebelumnya.
Sang istri tentu saja terkejut dan tersentuh sama usaha suaminya, dan dia bilang gini,
"You know what, you told me you ache for what we were, but I….. “, sedikit jeda, “I have never been better…”
Wah, beneran deh salah satu cuplikan dari Paris Je T'aime ini bagus banget, mungkin ga persis gitu sih he..he.., tapi itu intinya.
Yang diatas itu cuma salah satu cerita pendek yang termuat di film Paris Je Taime.Cerita di atas kalo di summarize sih kaya gini…
He, “I ache for what we were…”
She replies, “you know what, I’ve never been better”.
Such great lines…
And I would like to say sorry to somebody out there, I asked the most important question only through SMS.
How unromantic creature I am.
5 comments:
njieeeeeeeeeeeeeeeh curcooooooooooolllll
btw, ini mau dibuat versi new york i love you and shanghai i love you juga!
shanghai wo ai ni kali yaa mestinya!
Yang maen natalie portman bukan?
natalie portman kayaknya maen sih, tapi lupa di fragment yang mana
aku udah nonton...filmnya terdiri dari film pendek...kisah cinta gitu...mirip ama love actually yang english banget...klo ini prancis bangettt
Post a Comment