Monday, May 11, 2009

Sapardi Djoko Damono

di ambil dari FB-nya Prasidha, which reminds me that i was the woods burnt to ashes.

since i know that somebody love this poetry.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
right....

get on with it he...he...

3 comments:

Mary Suwu said...

ngerti sastra indonesia juga ya Yus?

Donald said...

yo aku asline ora weruh toh Mba, ono sing ngandani lek de'e seneng karo puisi iki, yo pas banget iku koncoku nang FB posting, yo wis tak comot ae. apik eh ternyata sastra Indonesia ya?

Bisa kasi referensi apa Mey yang bisa kita baca yang bisa membuka mata kalo sastra Indonesia itu indah?

kamu kan sastrawan dari Unair nih :>

Anonymous said...

Beliau memang begawan di fakultas sastra UI. Ini ada tulisan yang bagus banget:

Hujan Bulan Juni
Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni

dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni

dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu


tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni

dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

.ra.