(pengennya cerita happy dan semacamnya, tapi apa daya, membaca saja sulit :D)
Jadi bisa ditebaklah ya, ceritanya kalo ga politis pasti berita buruk he….
Tanggal 27 January 2010 kemarin saya baca berita di detik, kalau Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) beli satu kapal (yacht tepatnya) katamaran buat inspeksi terumbu karang.
Sekilas mungkin ga ada yang "menarik" dari berita ini, mungkin kita berpikir, "wah, mantap ya DKP peduli banget sama kelestarian lingkungan, khususnya terumbu karang, udah gitu kapalnya mewah banget, siiiip"
Kebetulan, di mailing list FTK ITS ada informasi mengenai acara "OCEANO 2010" dan "KMI Goes to Campus", dan berhubung ada bahasan tentang FPSO, salah seorang dosen senior di ITS menyarankan untuk menghubungi Dok Perkapalan Surabaya, berhubung ide besar dari DPS buat bergotong royong bersama galangan nasional lain membangun FPSO buat Inpex (block masala di Timor).

Dan kemudian muculah berita dari detik itu.
Sekarang kita cermati berita dari detik itu
- Kapal yang katanya untuk inspeksi terumbu karang itu adalah Lagoon 500, yach supermewah dari france

- Harganya 14 milyar
Pertanyaannya:
- Kenapa harus beli kuxurious yacht buat inspeksi terumbu karang?
- Kenapa harus dari france?
- Gak cukup kapal fibre glass/aluminium buatan dalam negri yang jauh lebih murah buat inspeksi terumbu karang?
- Kenapa ga buat kapal phinisi aja, kalau mau yacht eksklusif? (menurut informasi juga, harganya hamper sama dengan lagoon 500)
Argument dari Ari Sularso (dirjen Pengawasan DKP), katanya kapal ini bisa dijadikan model buat di kopi dan dibuat contohnya sama galangan nasional. Saya pikir ini insult (penghinaan) buat kemampuan putra putri Indonesia di dunia perkapalan.
ini kapal Geomarin III buatan PT PAL, kapal penelitian tercanggih di Indonesia buat memetakan potensi sumebr daya laut Nusantara

Temen di Batamec malah komennya gini:
"njritttt..............komen koyok ngene nek diwoco wong sak tanjung uncang lak yo diguyu ngakak............"
(komen kaya gitu kalo di baca orang tanjung uncang (pusat industry kapal di batam) ya diketawain sampe ngakak)
Orang dalam di department itu pun pun mengakui kalo kerja jadi PNS itu ibarat menyebrangi sungai kotor yang deras sekali, sedikit banyak pasti air kotornya tertelan juga. Khusus PNS PNS muda, dia bilang:
Pragmatis, oportunis dan penjilat.
Indonesia, brace yourself for the new generation of civil servant.
3 comments:
hebaaaaaaat!!! korupsi jalan teruuuusssss..... kagak ada matinye.
perlu kita usulkan supaya dibentuk PANSUS lagi?? kayak pansus century itu??
biar di TV makin rame, tapi endinnya gimana, gak jelas juntrungannya!!!
datang kemari atas refrensi mbak Elsa diatas.
sama, ditempatku juga lagi ngebahas barang MEWAH
Ya itulah indonesia mas..... banyak kepentingan pribadi yang diselipkan di kepentingan negara.
Post a Comment