dapet cerita dari temen....
------------------------------------
Ada seorang Bapak tua yang sudah sakit-sakitan tinggal bersama anak laki-lakinya, menantunya, dan seorang cucunya yang baru berumur 4 tahun.
Bapak tua ini tangannya selalu gemetaran, pandangan matanya sudah kabur, dan kakinya susah dipakai buat berjalan.
setiap hari biasanya keluarga ini makan di meja makan bersama-sama. tapi tangan si Bapak tua yang selalu gemetar dan pandangan kabur membuatnya susah buat makan. kadang makanannya jatuh ke lantai atau minumannya tumpah ke meja.
anak laki-laki dan menantunya semakin lama semakin jengkel dengan kondisi meja makan yang berantakan dan kotor.
"kita harus berbuat sesuatu terhadap Ayah" kata anak laki-lakinya
"aku sudah muak dengan lantai kotor, tumpahan susu, dan suara berisik Ayah kalau dia makan"
jadi si Anak dan menantunya itu membuatkan Ayahnya sebuah kursi dan meja kecil di sudut ruangan buat ayahnya makan. di pojok itu si Bapak tua makan sendiri ketika keluarga tersebut makan di meja makan bersama. dan tidak lupa si Anak lelakinya membelikan si bapak tua sebuah mangkuk kayu, karena Ayahnya sering memecahkan piring kalau dia sedang makan.
kadang jika keluarga itu sedan makan bersama dan memandang si Bapak tua di pojok ruangan, ada setetes air mata di pojok mata ayahnya....
tetap saja hanya teguran yang selalu dilayangkan Anak dan menantunya kalau si bapak tua itu menjatuhkan sendok atau sedikit makananya ke lantai.
dengan diam, cucunya yang berumur 4 tahun mengamatinya.
suatu sore sebelum makan malam, si Ayah anak kecil tersebut mengamati anaknya yang berumur 4 tahun tersebut sedang bermain-main dengan potongan kayu.
dia bertanya dengan sayang pada anaknya "nak, kamu sedang membuat apa?"
dengan lembut juga si anak menjawab "Oh, saya sedang membuat mangkuk kayu kecil buat mamah dan papah kalau saya sudah besar nanti" katanya sambil kembali bermain dengan kayu-kayu tersebut.
kata-kata anaknya tersebut sungguh mengagetkan ayah ibunya, sampai keduanya tak bisa berkata apa-apa... dan air mata mulai mengalir dari keduanya.....
walaupun tak ada sepatah katapun yang mereka ucapkan, mereka tahu apa yang harus dilakukan.
sore itu, si Anak laki-laki dengan lembut memegang tangan si Bapak tua itu dan membawanya kembali ke meja makan...
---------------------------------------------
buat yang masih punya orang tua, mungkin ini saat yang tepat buat kita berbagi kebahagiaan, berbakti kepada orang tua.
P.S:
susah juga translate ke Indonesia ya....
2 comments:
huuhuu :'( sedih nih oom.. thanks bwt sharing-nya.........
mangkuk kayu kan lucu...
coba deh lihat di toko-toko interior yang menjual aneka pernik interior berbahan kayu. di jepara, atau di Cepu juga banyak tuh.
tapi kalo dipake makan betulan.. hhm, gak papa juga sih. cuman kalo jamuran, ntar gimana? kan kayu gitu lhoo....
apa jamurnya dimakan sekalian ya?
kan enak tuh jamur kancing...
Post a Comment